syarat sah programmer

inspiring ya?

saya jadi teringat pertanyaan seorang teman, she asked ” kok bisa sih jeng suka mrogram? saya mah mau disuruh apa aja selama bukan programming”. Yes, she is an IT bachelor too and she knows how difficult it is to become a programmer. Actually, bukan bisa sih, tetapi saya hanya belajar sedikit-sedikit dan itu pun ‘terpaksa’ akibat kebutuhan. Kalau gak dikerjakan, ya saya ngerjain apa lagi? hehe.. selain itu, mungkin karena gak ada lagi yang mau ngerjain ya akhirnya saya yg kerjain.. (loh)

sebenarnya, dulu waktu kuliah nilai programming saya jg ancur abis. dan saya biarkan nilai indah itu tertera di transkip biar inget terus bahwa saya pernah super-bete dg nilai yg didapat semester 3 thn 2003/2004 itu. Bagaimana tidak? uts nya saya dapet 86, eh UAS nya mungkin dpt 30an (ga inget dpt brp pastinya.. yg buruk2 cepat dilupakan :D)yg pasti nilai nya jadi D (hahahaha).mungkin akibat besar kepala dan salah prediksi,maka saat UAS itu saya gak belajar dan terjebak soal-soal yg dibuat bu dosen.

tapi alhamdulillah saya gak trauma sama programming.. waktu itu saya pikir ‘ah,emang saya kurang belajar aja maka nilainya jelek. bukan berarti gak bisa’. Haha..pede banget..

and now, still i’m learning programming..not because i like it but i verrrrrrrrryyyyyyry likkkkkkkkkkkkee it (lebay)

–jakarta, 20 desember 2011 sesaat sebelum demoin dashboard terbaru–

Advertisements

Pengurangan Huruf di Bahasa Indonesia

berikut ini saya copas dari sebuah milis :

Pengurangan Huruf di Bahasa Indonesia:

Salah satunya adalah dengan mengurangi jumlah abjad pada bahasa Indonesia. Abjad yang digunakan saat ini berjumlah 26 huruf. Para pakar komunikasi merasa ke-26 abjad tersebut masih terlalu banyak, lagi pula ada beberapa abjad yang jarang digunakan.
Pertama, huruf X diganti dengan gabungan huruf K dan S kebetulan hampir tidak ada kata dalam bahasa Indonesia asli yang menggunakan huruf X ini, kebanyakan merupakan serapan dari bahasa asing, misal taxi menjadi taksi, maximal menjadi maksimal. Selanjutnya, huruf Q diganti dengan KW, kata-kata yang menggunakan huruf ini juga sangat sedikit sekali seperti kwalitas. Huruf Z diganti menjadi C. Tidak ada alasan kuat tentang hal ini. Huruf Y diganti dengan I. Hal ini dilakukan sebab bunii huruf tersebut mirip dengan I. Lalu huruf F dan V keduania diganti menjadi P.
Pada lepel ini masih belum terjadi perubahan iang signipikan. Hurup W kemudian diganti menjadi hurup U. Berarti sampai saat ini kita sudah mengeliminasi 7 hurup. Hurup iang bisa kita eliminasi lagi adalah R, mengingat baniak orang iang kesulitan meniebutkan hurup tersebut. R kita ganti dengan L. Selanjutnia, gabungan hulup KH diganti menjadi H, iang paling belpengaluh adalah hulup S iang diganti menjadi C. Hulup G juga diganti menjadi K. Dan hulup J juga diganti menjadi C, caia laca cudah cukup untuk hulup-hulup konconannia.

Cekalank kita kanti hulup pokalnia. Cuma ada lima hulup pokal A, I, U, E, O. Kita akan eliminaci dua hulup pokal. Hulup I mencadi dua hulup E iaitu EE. Cementala hulup U mencadee dua hulup O iaitoo OO. Cadi, campe cekalank, keeta belhaceel menkulangee hooloop-hooloop keeta. Kalaoo keeta tooleeckan lagee, Hooloop-hooloop eeang telceeca adalah :
A,B,C,D,E,H,K,L,M,N,O,P,T. Haneea ada 12 belac hooloop!! Looal beeaca bookan? Padahal cebeloomneea keeta pooneea 26 hooloop. Eenee adalah penemooan eeang cankat penteenk dan ceekneepeekan!

Salam intermezzo,

Bungzio

cukup menghibur bukan?