Nokia

Beberapa hari lalu, saya pernah membeli titipan hape saudara saya dengan merk Nokia. Rada sedikit tercengang ketika di setiap seri Nokia yang terbaru ternyata kini ada fitur ‘Contentnya’ yang bernama Nokia edutainment. Saat itu pikiran saya langsung tertuju pada apa dan siapa yang ada di dalam perusahaan raksasa ini. Alih2, baca presentasi nya di (url nya nyusul y), akhirnya saya memprediksi bahwa mungkin perusahaan inilah gerangan yang kini mengembangkan content di setiap perangkat genggam berlabel Nokia.

Baiklah, terlepas dari pro-kontra Nokia sebagai salah satu perusahaan yang mendukung kejahatan sosial di timur tengah, mari sedikit kita bahas seperti apa perusahan ini agar kita tidak kalah hebatnya dengan perusahaan yang satu ini.

Nokia didirikan pada tahun 1865 (mungkin dulu namanya belum Nokia y?) di Finlandia oleh Fredrik Idestarn. Awal mulanya Nokia merupakan industri manufaktur kabel, rubber dan pulp. Dan hingga kini Nokia tumbuh menjadi indrustri manufaktur perangkat genggam dengan beragam series dan tingkat kecanggihan. Manufaktur Nokia terdapat di 9 negara, lebih sedikit dari lokasi R&D nya yang tersebar di 10 Negara. Begitu pun dengan karyawannya, 31% atau sejumlah 30.000 Karyawan Nokia bekerja di bidang R&D. Tidak mengherankan jika industri perangkat genggam terbesar yang cukup concern dengan inovasi dan pengembangan ini selalu mengeluarkan produk-produk yang tak kalah canggih dengan produk baru dari para kompetitornya.

Connecting People atau logo Nokia yang mencerminkan visi perusahaan ini ditemukan oleh Ove Strandberg . Visi besar Nokia yaitu menciptakan dunia yang dapat menghubungkan setiap orang di dunia tampaknya sangat tepat dengan kontribusinya di bidang telekomunikasi. Seperti kita ketahui, pada tahun xxxx Nokia merger dengan Siemens membangun industri hardware telekomunikasi yang konsumennya tersebar di lebih dari 50 negara. Agaknya industri inilah yang mendongkrak laba tersebar dari sekian industri lain yang diakusisi oleh Nokia.

Hingga tahun 2009, Nokia menempati urutan ke-6 sebagai “The most loved and fastest growing brand in the world” setelah Coca cola, Microsoft, IBM, IW dan Intel. Sementara di tahun 2010 ini, market share Nokia mulai tergerus oleh luasnya pasar Blackberry terutama di area Asia Pasifik dan Amerika.

Nah, kebetulan di tempat training hari ini saya bertemu 4 developer JavaME untuk Blackberry, jadi mungkin tulisan berikutnya akan mengenai topik yg terkait dg itu..

sayonara!

Advertisements

job desc

klo diambil garis besarnya, pekerjaan saya di kantor tu hanya 4 : mengoptimalkan fungsi koordinasi, perbaikan dan peningkatan mutu produk,mengimplementasikan inovasi (belum punya ide orisinil euy, baru sekedar penghimplementasi nih) dan complain handling. Simple y?

note waktu belajar xinu alias unix

Kenapa sih pake dibalik segala term ‘unix’ nya? gak ada alasan khusus, hanya untuk membuat judulnya lebih panjang dan tidak biasa, dan terus terang terbaca lebih menarik kan, membuat Anda sedikit bertanya-tanya (halah)

Oke, ini hanya sedikit berbagi pengalaman
Ada yang salah dengan metode pengajaran kali ini, sepertinya pak trainer kurang mempersiapkan sehingga ketika beliau praktek keduluan sama muridnya, wajar lah y, muridnya kan 20 thn lebih muda, masi fresh2 dan gesit dalam melakukan sesuatu.

nah,persoalan lainnya adalah kelas kurang interaktif. seharusnya, setiap peserta dilibatkan misalnya dengan menyuruh satu per
satu pelajar ke depan mempraktekan materi pelajaran sehingga peserta lebih tertantang dalam mengikuti kelas.

Okeh, masukannya 2 itu dulu aja mungkin y… ih, jadi kepengen nyobain jadi dosen/guru 😀