Nasihat Untuk Ibu Hamil

Beberapa pekan lalu saya sempat membeli beberapa buku tentang kehamilan, proses melahirkan dan kesehatan reproduksi. Sebenarnya ini memang kehamilan saya yang ketiga, tetapi karena satu dan lain hal, saya merasa perlu untuk meng-update lagi informasi dan ilmu seputar kehamilan.

Di salah satu buku yang berjudul cukup religius, penulis buku mencantumkan bahwa ketika sedang menjalani kehamilan ada baiknya ibu hamil banyak membaca doa yang tercantum pada al-baqarah ayat 128 sbb :

doa-hamil-usia-6-bulan

Walaupun penulis mencantumkan bahwa doa ini harus banyak dibaca ketika usia kehamilan 6 bulan, saya rasa maksud yang sebenarnya tidak terpaku pada durasi tersebut, ibu hamil, ibu yang sudah melahirkan maupun calon ibu ada baiknya banyak membaca doá tersebut karena makna doá tersebut sangat bagus.

Selain surat al-baqarah : 128, penulis juga mencantumkan bahwa ibu hamil harus banyak membaca surat al-imran (surat ketiga dalam Alqurán), utamanya karena surat ini menceritakan keutamaan keluarga Imran dan pentingnya menanamkan tauhid pada lingkungan keluarga. Di Surat ini juga disampaikan bahwa Allah SwT menciptakan keturunan adam sesuai kehendaknya dalam rahim manusia dan semuanya adalah dalam rangka untuk beribadah kepadaNya, sang Maha Perkasa dan Bijaksana. Dengan memahami ayat tersebut, seyogyanya sebagai manusia kita menyadari bahwasanya anak-anak keturunan kita adalah makhluk Allah yang dititipkannya kepada kita untuk menjadi pewaris para Nabi yang bertugas menegakan kalimat Allah SwT, bukan hanya sebagai penyenang hati dan pelepas lelah saja sebagaimana selama ini kita lihat bagaimana anak-anak telah hadir dalam kehidupan berumah tangga.

ali-imron-ayat-6

Demikian dulu nasihat singkat siang ini, semoga bermanfaat untuk penulis dan juga pembaca.

Advertisements

Migrasi Polling ke Webhook

Alhamdulillah migrasi dari polling ke webhook selesai, sebenarnya gak sampai 1 jam saja sih untuk mengganti model pengambilan data si bot ini, tetapi malesnya gak  ketulungan kalau kita lagi gak fokus. Jadi alhamdulillah akhirnya bisa fokus dan selesai urusan migrasi ini.

Tadinya jika pakai model polling, ketika kita lupa gak membuka url BOT nya, otomatis data yg dilaporkan gak akan kesimpan. Dengan Metode webhook, data akan selalu tersimpan selama web nya gak di hack orang “baik” atau orang iseng.

Nah sekian dulu update kerjaan mamak hari ini,semoga kawan2 ikut senang dengan apa yang saya kerjakan.

#KarenaProduktifItuBerkah

Best Husband Of The World

Tiba-tiba kemaren berasa punya suami terbaik di dunia ketika dapat pesan ini..

ayah_mau_pulang_suddenly

Alhamdulillah ála kulli hal.. so simply, hanya karena si Ayah pulang mendadak istrinya jadi seneng banget.. what a surprise! datang di saat yang tepat, memang dia yang ditunggu-tunggu selama ini..

Menuju Berlima

Alhamdulillah ala kulli hal

Kemarin saya iseng-iseng beli test-pack, rupanya sudah strip dua dan kami pun bersiap menyambut buah hati yang ketiga. Persiapan pertama tentunya dengan berdoá, semoga sang janin sehat selalu dan kelak lahir menjadi anak shaleh qurrota áyun pelengkap kebahagiaan keluarga. Abang-Kakaknya sudah gak sabar menunggu, padahal usia kehamilan belum diperiksa, bisa jadi baru 2-3 minggu saja. Ayahnya? terkesima. Seperti kehamilan-kehamilan sebelumnya,si Ayah suka berekspresi tak percaya begitu diperlihatkan hasil positif. Neneknya, uwa-uwanya seneng bukan kepalang, akan hadir cucu ke-8 dan ke-19 untuk keluarga besar kami.

Baiklah, karena bunda sedang mengandung maka :

  • Load pekerjaan dikurangi, dibawa santai semua KPI (ups)
  • Makanan harus lebih dijaga, pastikan bawa bekal cemilan homemade dan minum vitamin secara teratur.
  • Olahraga Yoga dikurangi, back to berenang hingga trimester kedua.
  • Kontrol rutin ke tenaga kesehatan untuk memeriksa kesehatan janin dan bunda
  • Tidur lebih teratur supaya lebih sehat dan bahagia.
  • Kegiatan Spiritual ditingkatkan
  • Take all easy and keep calm (penting banget untuk kontrol emosi sewaktu mengandung kan 😀 )
  • Detoks digital dengan me-non-aktifkan akun facebook (ini sih sudah dilakukan bbrp hari sebelumnya)

So, karena masih euforia berbadan dua, seharian ini Bunda browsing tips-tips kehamilan dan jadi ingat ketika kehamilan pertama dulu, Ayah langsung beli buku pintar kehamilan (yang mana saat ini bukunya sudah diwariskan ke seseorang) dan kita baca bareng-bareng. Setengah gak percaya karena baru beberapa minggu menikah rupanya tokcer langsung berbadan dua, kami siapkan juga mental untuk menjadi orang tua. Mau gimana lagi, dikasi anugerah kehidupan baru senang bukan kepalang tentunya, tetapi semua tentu ada ilmunya yang perlu dipelajari dan disiapkan.

Lalu, di sela-sela browsing tersebut, muncul salah satu video nasihat Ustadz ASA tentang fadilah membaca surat yusuf dan surat maryam ketika sedang mengandung. Dahulu semasa almarhum Bapak masih ada, beliau pun menasihatkan hal yang sama. Dan ketika saya baca-baca kembali terjemah AlQuran, subhnallah, isi dari surat Maryam ternyata begitu Indah, mengisahkan perjalanan berat Maryam mengandung dan melahirkan, juga mengisahkan mukjizat nabi Isa ketika membela kesucian ibunya semasa masih bayi. Juga diceritakan tentang kisah Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, Nabi Musa dan Nabi Harun yang seluruhnya memiliki keimanan yang jujur serta menjadi manusia-manusia pilihan pada masanya. Surat Maryam ini benar-benar mengisahkan keindahan dan perjuangan para keluarga nabi. Maka rasanya membaca surat Maryam ini akan memunculkan optimisme dan harapan akan lahirnya generasi yang lebih baik, serta rasa syukur yang melimpah atas anugerah kehadiran seorang buah hati dalam sebuah keluarga.

Back to Euforia, abang-kakak langsung cari ide nama untuk calon adiknya nanti. Ada nama yg serius dan ada jg nama yang entah darimana mereka dapat idenya. Setelah diskusi panjang lebar akhirnya sampai pada satu kesimpulan. Kalau cowok, maunya dikasi nama Faris, atau sesuatu yang mengandung kata Algie (ini saking deketnya abang sama temen mainnya yg namanya Algie). Kalau cewek maunya dikasi nama Fiona biar panggilannya Fio, sama kayak temen kakak di sekolah (Owalah, ini sih sama kayak nama anaknya teman bunda). Well, Ayah Bunda aja belum terpikir mau kasi nama apa, abang-kakaknya udah ngeduluin aja..

So, di kehamilan ketiga ini mari lebih semangat berpola makan sehat dan menjaga asupan nutrisi (jasmani, ruhani maupun akal) agar lancar kehamilannya serta  sang janin lahir dalam keadaan sehat, sempurna tidak kekurangan suatu apapun.

Mulai berenang lagi..

Awal mula pindah ke kota ini, saya mencarikan anak-anak tempat les renang untuk meningkatkan kemampuan mereka dan menjaga mereka tetap bugar. Tidak seperti di kota sebelumnya, tempat les renang disini sangat banyak dan beragam, dari mulai les privat yang dikelola mandiri oleh penjaga kolam renang hingga les beregu yang di-manage oleh para atlit muda klub renang yang terdiri dari pengajar laki-laki dan wanita. Nah, karena ada pengajar wanita, maka saya pun tertarik untuk mendaftar dan ikut belajar lagi, melanjutkan pelajaran yang tertunda sejak 20 tahun lalu.

Kurang lebih sebulan kami cukup konsisten belajar, hingga datang bulan ramadhan dan les berenang diliburkan. Saking asyiknya liburan, sampai 2 tahun kami belum pernah datang lagi. Ada saja alasan dan hambatan untuk berangkat les, hingga akhirnya kami pun lebih banyak berenang di kolam dekat rumah yang tidak ada pengajarnya.

Kolam dekat rumah ini awalnya sangat kondusif, karena khusus dibuka untuk muslimah pada hari jumat-minggu. Sehingga saya mendaftar menjadi member bersama dengan anak-anak. Namun sejak 3 bulan terakhir,ada perubahan protokol sehingga berenang khusus muslimah ditiadakan di hari minggu, kecuali jika Anda memesan lebih dari 20 Orang. Walhasil, kami tetap berenang disini, karena kolamnya relatif lebih sepi dibanding kolam renang lainnya dan jaraknya pun tak sampai 1 KM dari kediaman.

Terakhir berenang, saya berencana meningkatkan durasi berenang saya, dari yang tadinya 30menit menjadi 1 jam, walhasil pada hari itu saya berenang lebih lama lagi dan saya baru sadar bahwa saya sudah bisa berenang lebih dari 500 meter (tanpa diselingi ngobrol dan makan), dan mengambil napas panjang sekitar 10 meter. Pulang ke rumah badan lebih segar dan metabolisme tubuh membaik. Hanya saja, minggu berikutnya saya absen renang karena sedang ada halangan.

Saat ini sudah 2 minggu saya tidak berenang, Badan terasa sangat berat dan lamban. Saya rindu berenang. Semoga besok atau lusa ada yang mau menemani saya berenang.